Para Pemirsa yang Budiman,
* Siapakah yang ingin kita proteksi dari Menonton Film FTNA?
* Apakah Pemisa di Indonesia ataukah Pemirsa di Luar Negeri?
Menurut saya, logikanya seharusnya Pemirsa di Luar Negeri yang ingin kita larang menonton Film Fitna, sebab Pemirsa di Indonesia sudah tahu bahwa Film Fitna itu dibuat untuk memfitnah atau menjelekkan ummat Islam, sehingga mereka paling banter menonton sekali saja, sesudah itu akan bosan.
Sedangkan para Pemirsa di Luar Negeri yang umumnya kurang faham tentang Islam, akan terpengaruh dari hasil menonton Film FITNA itu, sehingga mereka akan memiliki pandangan yang negatif terhadap ummat Islam.
Kalau pemikiran saya ini yang benar, maka segala upaya yang selama ini dilakukan adalah upaya yang TERBALIK, kita keliru dengan memblokir akses Pemirsa di Indonesia. Demikian juga kesepakatan dengan Google, adalah kesepakatan yang Terbalik. Seharusnya Pemirsa di Luar Negeri yang dilarang nonton Film Fina itu, atau seharusnya Film Fitna itu dihapus dari Youtube.com.
Jadi langkah yang lebih tepat adalah sbb:
1. Mengirim sebanyak-banyaknya Flag di Situs URL Youtube yang mengandung isi Film Fitna, agar Content ini dihapus oleh Admiistrator Youtube.com.
2. Membuat sebanyak-banyaknya Content dengan judul FITNA, tetapi isinya meng-counter isi Film Fitna Asli dari Geert Wilders, sehingga Content Fitna asli ini akan tenggelam di lautan Content Fitna yang meng-counter isi asli Film Finta itu. Contohnya sudah ada beberapa Film Fitna II di Youtube.com yang dapat anda nikmati melalui Menu Atas di Blog ini, yang dibuat oleh Warga Belanda, Meneer Hassan van Mokum, untuk meng-counter Film Fitna I buatan Meneer Geert Wilders.
Silahkan berikan pendapat Anda melalui Polling di URL:









utk film ini gak perlu terlalu grasa grusu,
cukup di blok dari filenya ajah, supaya semua aplikasi pertukaran file bisa kena juga…
jangan dari situsnya karena banyak yang menggunakan fasilitas tersebut.
salam
http://sekolahlinux.blogspot.com